SISTEMIK PERBANKAN INDONESIA
- Sebuah kajian posisi Bank Century di pasar bursa
Setiap LKB/LKBB di indonesia telah memiliki peraturan dan disisi Moneter (BI) telah memiliki UU . belajar dari pengalaman krisis moneter (krismon) 1997-1998, otoritas keuangan telah memperbaiki dan menyempurnakan system fiscal dan moneter melalui berbagai peraturan agar kasus BLBI tidak terulang.
Di era global, berbagai unsure perdagangan sudah tidak berdiri sendiri dan kehidupan ekonomi beserta seluruh elemen pendukungnya masuk didalam sebuah system yang sering disebut sebagai “SISTEMIK” . termasuk didalamnya adalah sector riil (mikro) dan makro. Salah satu elemen parameter ekonomi adalah pasar modal yang tidak independent karena tidak berdiri sendiri.
Demikian pula krisis global 2008, terjadi karena adanya kesalahan system pada “market mechanism” jauh diluar Indonesia, yakni kasus “Subprime Mortgage”.
Apabila dunia belum terintegrasi dalam sebuah mekanisme pasar, maka “Subprime Mortgage” tidak akan berpengaruh di Indonesia atau di belahan dunia lain.
Tetapi seperti diketahui bahwa pasar modal atau pasar uang dunia (bila memakai jam indonesia) akan bekerja tanpa henti sejak subuh diawali dengan dibukanya pasar Australia (^AORD) dan New Zealand (^NZ50), dan disusul dengan Korea (^KS11), Japan (^N225), Kula Lumpur (^KLSE), Hongkong (Hang Seng), Singapore (Strait Times), Taiwan (TWII), Jakarta (BEI) , India (BSESN), Shanghai (^SSEC).
Yang disusul dengan pasar Middle East Tel Aviv (^TA100) dan pasar Timur Tengah lainnya.
Setelah makan siang sekitar jam 14.30 akan di susul dengan Vienna (^ATX), Belgium (^BFX), Paris (^FCHI), German (^GDAXI), Amsterdam (^AEX), Oslo (^OSEAX), Milan (^MIBTEL), Madrid (^SMSI), Stockholm (^OMXSPI), Swiss (^SSMI) dan Inggris London (^FTSE) .
Setelah makan malam (waktu Jakarta), pasar belahan Amerika akan dibuka di Buenos Aires (^MERV) , Sao Paulo (^BVSP), Toronto (^GSPTSE), Mexico (^MXX), dan pasar2 terkenal di Amerika Serikat al Dow Jones Industrial Average (^DJIA) yang terdiri dari berbagai sector bisnis, NASDAQ yang berorientasi pada sector technology dan S&P 100.
Dan setelah manusia Indonesia tertidur sejenak, pasar uang sudah bergerak lagi di Australia dan New Zealand. Dari siklus waktu dan sector dapat disimpulkan bahwa wajah ekonomi dunia saling terkait, karena beberapa sector juga sudah berubah menjadi komoditas, dan pasar uang ikut berputar didalam waktu dan sektor yang dibentuk oleh pasar di setiap regional dan international.
Di Indonesia pasar modal dibagi dalam 10 sektor besar yaitu :
1. Agriculture;
2. Tambang;
3. Industri dasar;
4. Aneka Industri;
5. Consumer goods;
6. Konstruksi;
7. Infrastruktur;
8. Keuangan;
9. Perdagangan dan Jasa;
10. Manufaktur.
Pertemuan antara pembeli dan penjual barang dan uang sudah diwakili secara sistematik dengan mempergunakan tehnology canggih yang dengan demikian pengaruhnya juga berjalan sangat cepat apabila terjadi kerusakan system disebuah element . (System = terdiri dari banyak sub system) . Sehingga tidak jarang pasar regional dan international akan saling mempengaruhi salah satu sector. Misalnya kenaikan harga minyak mentah di NYMEX akan mempengaruhi harga di Indonesia, PNG, atau dibelahan dunia lain dan kenaikan pajak CPO di Indonesia akan mempengaruhi permintaan di Negara lain.
Demikian pula Bank Century yang merupakan salah satu lembaga keuangan bank yang merupakan salah satu sub-sub-sub system dari sector keuangan perbankan Indonesia dan di pasar modal ^BEI dengan ticker (kode) BCIC. Akan memberikan dampak dilingkungannya secara sistemik apabila terjadi kerusakan pada system operasionalnya. System operasional ini harus diperbaiki melalui aturan yang ada dan untuk sementara dilakukan suspend di pasar modal agar tidak mempengaruhi sector lainnya. BCIC cukup aktif (lihat volume) diperdagangkan sampai disuspend oleh otoritas bursa (lepas dari terjadinya masalah di internal).
Di pasar bursa sangat dirasakan kekejaman nya , karena pasar tidak akan mentolerir perusahaan Tbk bermasalah atau menghadapi masalah, bahkan tidak jarang pasar juga akan menghancurkan seluruh sector kalau tidak sesuai dengan kehendak pasar.
Berikut ini disampaikan kondisi tahunan harga saham Bank Century sejak tahun 2004.
Date Open High Low Close Volume Adj Close
11/20/2008 50.00 50.00 50.00 50.00 4,575,000 50.00
11/20/2007 67.00 68.00 65.00 68.00 33,154,500 68.00
11/20/2006 55.00 60.00 55.00 55.00 114,000 55.00
11/21/2005 75.00 80.00 75.00 80.00 260,500 80.00
11/22/2004 90.00 90.00 80.00 80.00 527,500 80.00
Ctt : Bank Century aktif kembali setelah merger sekitar tahun 2004
Dibawah ini tergambar data aktivitas bank century pada basic chart selama lima tahun terakhir sbb:
Dari informasi tersebut diatas BCIC (Bank century) memang berada dalam sebuah system perbankan yang secara operasional mengikuti system pasar modal dan / atau regulasi perbankan lainnya.
Dan dibawah ini diberikan ilustrasi (dalam bentuk grafik) kondisi perbankan yang sudah Tbk di pasar modal Indonesia akibat krisis global yang diawali dengan kasus “SUBPRIME MORTGAGE” di akhir pemerintahan George W Bush pada pertengahan tahun 2008.
Berawal pada kasus subprime mortgage di AS, pasar uang dan modal diseluruh dunia terkena dampak ‘KRISIS GLOBAL” yang diikuti dengan hancurnya beberapa lembaga keuangan bank dan bukan bank international di AS al :
1. Fannie Mae,
2. Freddie Mac $800 billion ,
3. Citigroup $306 billion,
4. Lehman Brothers $138 billion,
5. AIG $112.5 billion,
6. Bear Stearns $26.9 billion.
7. Fargo Wells
Di Eropah
1. Bradford & Bingley $90 billion,
2. Fortis $16 billion, dan didaftar tunggu pemerintah setempat (akhir 2008), ada beberapa LKB/LKBB sbb:
3. UBS,
4. Deutsche Bank,
5. Commerzbank,
6. RBS.
LKB/LKBB tersebut banyak yang tidak beroperasi di Indonesia, tetapi pengaruhnya di pasar uang dan modal di Indonesia dan international sangat dirasakan goncangannya.
Bank Century tidak dapat di bandingkan dengan LKB /LKBB tersebut diatas, tetapi di Indonesia bank Century berada didalam system kerja , system operasional, system pengawasan dan berada dalam regulasi BI dan Bapepam-LK.
Terlepas dari adanya ”perampokan” oleh pemilik nya, bank tersebut wajib diselamatkan terlebih dahulu karena sudah mengikuti regulasi dan sudah membayar premi ke LPS (lembaga penjaminan simpanan), serta terkena sanksi suspend dari otoritas bursa. Dan masalah ”perampokan” adalah urusan penegak hokum .
Konfigurasi dibawah ini mencantumkan data beberapa bank sekelas bank Century (saat itu) dan bank menengah serta bank besar lainnya yang juga terkena imbas dari “KRISIS GLOBAL”. Relative seluruh bank dan perusahaan sekuritas di Indonesia pada saat itu terkena dampak dalam bentuk anjlognya harga sahamnya dipasar.
Penulis sebagai praktisi pasar modal dan investor (anggota BEI investor club no ……), tidak bisa membayangkan kondisi pasar (khususnya sector keuangan) kalau saat itu (KSSK / Komite Stabilitas Sector Keuangan) tidak mengambil langkah stratejik dan menyerahkan penanganannya ke LPS (Lembaga penjaminan simpanan). Pemerintah tidak bisa lari dari tanggung jawab atas dana nasabah kalau Bank tersebut tidak diselamatkan, tetapi kalau diselamatkan, LPS juga wajib mengeluarkan dana karena penjaminan dan tambahan dana untuk mengatasi dampak psichologis (dan dampak ini tidak dapat diukur secara matematis/terukur).
Saat itu penulis menganggap LPS kerepotan apabila Bank century tidak diselamatkan , karena sangat mungkin akan terjadi rush atau ada effek domino atas bank century, dan LPS serta deputy bidang pengawasan BI akan kesulitan menjawabnya.
Tetapi kalau diselamatkan LPS harus menanggung dana simpanan nasabah, agar tidak akan terkena tuntutan /claim .
Silahkan dilihat trend penurunan harga saham LKB dan LKBB pada saat itu (Q3-08 sampai dengan Q1-09) yang sebagian besar harga sahamnya (hingga hari ini ) ada yang belum pulih dari krisis global , sbb :
1. BANK (LKB) :
a. Bank Century ;
b. Bank Himpunan Saudara (milik Tn. Arifin Panigoro), dari Rp 150 ikut anjlog sampai Rp 50.
c. Bank Bukopin dari Rp +/- 450 ikut anjlog sampai Rp175.
d. Bank Ekonomi yang IPO +/- tgl 8 Januari 2008 dari Rp 2000 ikut anjlog sampai Rp1500.
e. Bank Niaga yg kemudian menjadi Niaga CIMB dari +/- Rp 900 ikut anjlog sampai Rp 400.
f. Bank BNI (di download tgl 4 Desember 2009) dari Rp 2000 ikut anjlog sampai Rp 415.
g. Bank Permata dari +/- Rp 900 ikut anjlog sampai Rp 500.
h. Bank BCA dari Rp 3700 ikut anjlog sampai Rp2000;
i. Bank Mandiri dari +/- Rp 3800 ikut anjlog sampai Rp1250;
j. Bank Danamon dari Rp 8000 ikut anjlog sampai Rp 2000.
k. Bank BRI, dari +/- Rp 8000 ikut anjlog sampai Rp2250.
2. PERUSAHAAN SEKURITAS (LKBB) :
a. Kresna Graha Sekurindo dari +/- Rp 375 ikut anjlog sampai Rp 260.
b. Bhakti Investama dari +/- Rp 1100 ikut anjlog sampai Rp 150.
c. Sinar Mas Multi Artha Investama dari +/- Rp 700 ikut anjlog sampai Rp 170.
d. Trimegah Securitas dari +/- Rp 360 ikut anjlog sampai Rp 58.
3. DATA BASIC CHART HARGA SAHAM 11 (SEBELAS) BANK DI INDONESIA
Bank Century (di download tgl 4 Desember 2009), Di suspend oleh otoritas pasar modal pada harga Rp 50 / lembar saham pada sekitar awal Nopember ‘09.
Bank Himpunan Saudara (milik Tn. Arifin Panigoro) (di download tgl 4 Desember 2009), dari Rp 150 ikut anjlog sampai Rp 50.
Bank Bukopin (di download tgl 4 Desember 2009) dari Rp +/- 450 ikut anjlog sampai Rp175.
Bank Ekonomi (di download tgl 4 Desember 2009) yang IPO +/- tgl 8 Januari 2008 dari Rp 2000 ikut anjlog sampai Rp1500.
Bank Niaga yg kemudian menjadi Niaga CIMB (di download tgl 4 Desember 2009) dari +/- Rp 900 ikut anjlog sampai Rp 400.
Bank BNI (di download tgl 4 Desember 2009) dari Rp 2000 ikut anjlog sampai Rp 415.
Bank Permata (di download tgl 4 Desember 2009) dari +/- Rp 900 ikut anjlog sampai Rp 500.
Bank BCA (di download tgl 4 Desember 2009) dari Rp 3700 ikut anjlog sampai Rp2000.
Bank Mandiri (di download tgl 4 Desember 2009) dari +/- Rp 3800 ikut anjlog sampai Rp1250.
Bank Danamon (di download tgl 4 Desember 2009) dari Rp 8000 ikut anjlog sampai Rp 2000.
Bank BRI (di download tgl 4 Desember 2009) , dari +/- Rp 8000 ikut anjlog sampai Rp2250.
PERUSAHAAN SEKURITAS
Kresna Graha Sekurindo (di download tgl 4 Desember 2009) dari +/- Rp 375 ikut anjlog sampai Rp 260.
Bhakti Investama (di download tgl 4 Desember 2009) dari +/- Rp 1100 ikut anjlog sampai Rp 150.
Sinar Mas Multi Artha Investama (di download tgl 4 Desember 2009) dari +/- Rp 700 ikut anjlog sampai Rp 170. Padahal saat itu beredar rumor di pasar bahwa SMMA merencanakan pengambil alihan Bank Century
Trimegah Securitas (di download tgl 4 Desember 2009) dari +/- Rp 360 ikut anjlog sampai Rp 58.
KESIMPULAN.
1. Dikemudian hari masih akan bisa terjadi kasus bank gagal, KSSK dan LPS tetap harus bertanggung jawab menyelamatkan.
2. Penulis memperkirakan terjadi keterlambatan penyelamatan karena system pelaporan kurang up to date CAR, NPL dan ratio likwiditas , solvabilitas dan ratio lainnya.
3. Pemilik bank tidak melalui screening yang ketat, sehingga tidak memiliki moral hazard sebagai banker.
SARAN DAN PENDAPAT
1. Harus ada perubahan organisasi di tubuh sector keuangan yaitu ketua dan sekretaris KSSK tidak boleh dirangkap oleh pejabat BI atau Menteri.
2. Harus segera dilakukan perampingan Bank di Indonesia melalui mekanisme merger agar pengawasan berjalan effektif.
3. Tetapi kalau jumlah bank masih terlalu banyak, personel pengawas di BI harus diperbanyak / disesuaikan jumlahnya .
4. System pengawasan terhadap operasional bank komersiil , harus bisa dilakukan secara on-line (sistemik dan terukur) sehingga CAR, NPL dan ratio likwiditas , solvabilitas dan ratio lainnya dapat diawasi dalam ukuran jam dan harian, sehingga kalau terjadi penurunan CAR atau peningkatan NPL akan segera diketahui .
5. Pemilik bank harus melalui screening yang ketat, dan kalau terjadi penyimpangan oleh pemegang saham sebuah LKB/LKBB harus segera dipidanakan untuk menimbulkan effek jera.
Jakarta 5 Desember 2009
Drs. R.Hardjoeno
Kamis, 31 Desember 2009
Senin, 20 Juli 2009
BOM 17 JULI 2009
Bomb 17 bulan 7 tahun 2009 sekitar jam 07.45 daan 07.47 di Marriott & ritz carlton
Kejadian ini adalah musibah, disaat bangsa Indonesia sedang mengembangkan system demokrasi. Mungkin musibah ini tidak terkait dengan masalah politik tapi pada hari ini tidak ada seorangpun yang dapat menjawabnya. Beberapa saat yang lalu bangsa Indonesia baru saja melaksanakan pesta demokrasi yakni pemilu legislative dan pemilu presiden,
Suasana kedamaian ini diganggu oleh segelintir manusia yang tidak bertanggung jawab dan telah merenggut nyawa tak berdosa dari warga Negara Indonesia dan asing yang telah memberikan kontribusi di sector perekonomian Indonesia. Serta bisa menimbulkan kesalah pengertian diantara kelompok.
Tapi kami yang bergabung dalam INDONESIAUNITE tidak ingin terus menerus menangis, kami ingin INDONESIA BERSATU, menghadapi berbagai ancaman teror yang dapat merusak sendi-sendi bangsa dan Negara.
Teroris akan tersenyum bila kita terpuruk, teroris akan tertawa bila kita jatuh dan teroris akan terbahak-bahak bila kita tercerai berai .
Komunitas INDONESIA BERSATU, INDONESIAUNITE mengajak semua warga nergara untuk melihat hari esok yang lebih baik , dengan dukungan seluruh warga Negara dan berbagai kepala pemerintahan luar negeri yang bersimpati terhadap perjuangan kita.
Indonesia , engkau sudah dijalan yang benar, Indonesia engkau harus tetap melangkah , Indonesia jangan sia-siakan saudara kami yang dikorbankan oleh para teroris .
Kejadian ini adalah musibah, disaat bangsa Indonesia sedang mengembangkan system demokrasi. Mungkin musibah ini tidak terkait dengan masalah politik tapi pada hari ini tidak ada seorangpun yang dapat menjawabnya. Beberapa saat yang lalu bangsa Indonesia baru saja melaksanakan pesta demokrasi yakni pemilu legislative dan pemilu presiden,
Suasana kedamaian ini diganggu oleh segelintir manusia yang tidak bertanggung jawab dan telah merenggut nyawa tak berdosa dari warga Negara Indonesia dan asing yang telah memberikan kontribusi di sector perekonomian Indonesia. Serta bisa menimbulkan kesalah pengertian diantara kelompok.
Tapi kami yang bergabung dalam INDONESIAUNITE tidak ingin terus menerus menangis, kami ingin INDONESIA BERSATU, menghadapi berbagai ancaman teror yang dapat merusak sendi-sendi bangsa dan Negara.
Teroris akan tersenyum bila kita terpuruk, teroris akan tertawa bila kita jatuh dan teroris akan terbahak-bahak bila kita tercerai berai .
Komunitas INDONESIA BERSATU, INDONESIAUNITE mengajak semua warga nergara untuk melihat hari esok yang lebih baik , dengan dukungan seluruh warga Negara dan berbagai kepala pemerintahan luar negeri yang bersimpati terhadap perjuangan kita.
Indonesia , engkau sudah dijalan yang benar, Indonesia engkau harus tetap melangkah , Indonesia jangan sia-siakan saudara kami yang dikorbankan oleh para teroris .
Minggu, 19 Juli 2009
INDONESIA BERSATU
INDONESIA BERSATU melawan terorism, Pasang MERAH PUTIH mu, bela NEGARA, BANGSA DAN KEDAULATAN mu dari segelintir orang yang ingin merapuhkan PANCASILA & UUD 45.
Senin, 10 November 2008
MENGAPA SAHAM BATUBARA TURUN
Saya sependapat bahwa dalam beberapa bulan kedepan harga coal memang akan turun seiring turunnya harga minyak.
Pasar bursa khususnya pemegang saham batubara mungkin adalah pihak yang tertekan dengan turunnya harga minyak, karena disaat membeli saham batubara masih di harga tinggi dan tidak sempat menjualnya (atau tidak melakukan cut loss, karena sifat trader & investor fifty2).
Namun yang tidak boleh dilupakan adalah program pencapaian MDG's di negara berkembang yang sudah melakukan kesepakatan untuk menjaga ketersediaan pangan dan energi yang dikarenakan perubahan iklim akan menuntut meningkatnya konsumsi bbm.
MDG's yang diikuti beranggotakan serta didukung oleh 2/3 negara di dunia / 2/3 penduduk dunia sebagai anggotanya (tanpa dukungan AS saat di Bali), seolah membuka mata AS (yang arogan), karena saat itu AS lebih mengandalkan pendekatan pemberian utang kepada negara berkembang melalu world bank atau IMF atau lembaga keuangan International lainnya yang nota bene berasal dari negaranya . Tetapi arogansi tersebut saat ini rontok karena negara yang tidak mendukung terkena krisis keuangan.
BBerapa hari yang lalu Indonesia diwakili oleh Menkeu dan bank sentral (sebgai salah satu / kalau tidak malah satu2nya negara Asean) mengikuti pertemuan G20 di Brasilia juga mengagendakan pertemuan tingkat kepala negara di washington pada pertengahan bulan Nopember.
Kita perlu berharap agar mereka (negara maju) tetap konsisten dengan program MDG's karena akan membawa pengaruh terbukanya pasar pangan dan bahan energi dan bahan energi terbarukan .
Sedangkan masalah yang akan dihadapi oleh negara seperti Indonesia adalah KEBERANIANNYA UNTUK MENINGKATKAN BUNGA SUN untuk menutup defisit anggaran , agar lebih kompetitif dan laku dipasar dunia . Tetapi langkah itu memberi konsekuensi pada tingginya biaya uang (cost of money) . Sehingga BI rate pun belum bisa diharapkan turun . Dan inilah strategi yang dipasang oleh negara maju saat itu agar mereka meminjam di lembaga keuangan buatan mereka. Padahal mereka tidak menyadari bahwa situasi keuangan bergerak sedemikian cepat dan saat ini dinegara mereka terjadi krisis keuangan .
Biaya uang yang mahal memaksa berbagai negara berkreasi guna menghadapi masalah krisis keuangan dalam negerinya .
Sedangkan bergesernya pasar batubara ke Australia, hal tersebut adalah wajar karena Australia juga salah satu penghasil batubara terbesar dan memerlukan devisa untuk mengisi pundi2nya. Batubara Australia dapat dipastikan tidak lebih murah dari indonesia. Terlebih pada jajak rekam dibawah dikatakan "futures launch" yang berarti adalah harga kontrak saat itu dan dipastikan bukan harga spot.
Tetapi inilah masalahnya dipasar global, pembeli akan lebih nyaman membeli dari pasar yang tidak bermasalah , karena perusahaan pertambangan Indonesia sangat rentan masalah (mulai pajak yang tidak dibayar, direksi persh Tbk yang dicekal, konflik daerah dengan pusat, penggadaian salah satu persh Tbk dll).
Pasar merasa tidak nyaman kalau berhubungan dengan penjual yang sedang bermasalah . ..............
Kok perusahaan luar negeri, pemerintah melalui PLN saja terpaksa harus membuang devisa 1 T karena harus impor batubara. (kan aneh, emangnya batubara kita kemana ). Kan sangat tidak mungkin kalau kalorinya tidak cocok , kan tidak mungkin harganya tidak cocok , kan tidak mungkin kalau tidak ada yg mau menjual dengan harga pasar karena PLN juga menyatakan pembeliannya dengan benchmark harga pasar. ....................Aneh, aneh dan aneh !!!!!!!!!!!!
Semoga otoritas bursa membaca tulisan ini dan lebih menyadari kelemahan2nya serta melihat kenyataan yang terjadi bahwa pasar bursa tidak lepas dari pasar global .
Apakah ada yang membayangkan kalau pasar bursa efek indonesia ditinggalkan oleh peminatnya.?????
Nah itulah gambaran nyata yang terjadi saat ini, semoga Presiden RI yang ikut menghadiri pertemuan G20 dapat mendorong negara maju mengatasi krisis keuangan.
Karena forum ini selain bisa diharapkan untuk mengatasi krisis keuangan (setelah AS punya presiden baru januari 2009) , juga diharapkan dapat membawa suasana nostalgia apabila Presiden RI bisa bertemu dengan Barack Husein Obama . Paling tidak menjadi salah satu program kerja jangka pendek Obama.
Semoga.
Pasar bursa khususnya pemegang saham batubara mungkin adalah pihak yang tertekan dengan turunnya harga minyak, karena disaat membeli saham batubara masih di harga tinggi dan tidak sempat menjualnya (atau tidak melakukan cut loss, karena sifat trader & investor fifty2).
Namun yang tidak boleh dilupakan adalah program pencapaian MDG's di negara berkembang yang sudah melakukan kesepakatan untuk menjaga ketersediaan pangan dan energi yang dikarenakan perubahan iklim akan menuntut meningkatnya konsumsi bbm.
MDG's yang diikuti beranggotakan serta didukung oleh 2/3 negara di dunia / 2/3 penduduk dunia sebagai anggotanya (tanpa dukungan AS saat di Bali), seolah membuka mata AS (yang arogan), karena saat itu AS lebih mengandalkan pendekatan pemberian utang kepada negara berkembang melalu world bank atau IMF atau lembaga keuangan International lainnya yang nota bene berasal dari negaranya . Tetapi arogansi tersebut saat ini rontok karena negara yang tidak mendukung terkena krisis keuangan.
BBerapa hari yang lalu Indonesia diwakili oleh Menkeu dan bank sentral (sebgai salah satu / kalau tidak malah satu2nya negara Asean) mengikuti pertemuan G20 di Brasilia juga mengagendakan pertemuan tingkat kepala negara di washington pada pertengahan bulan Nopember.
Kita perlu berharap agar mereka (negara maju) tetap konsisten dengan program MDG's karena akan membawa pengaruh terbukanya pasar pangan dan bahan energi dan bahan energi terbarukan .
Sedangkan masalah yang akan dihadapi oleh negara seperti Indonesia adalah KEBERANIANNYA UNTUK MENINGKATKAN BUNGA SUN untuk menutup defisit anggaran , agar lebih kompetitif dan laku dipasar dunia . Tetapi langkah itu memberi konsekuensi pada tingginya biaya uang (cost of money) . Sehingga BI rate pun belum bisa diharapkan turun . Dan inilah strategi yang dipasang oleh negara maju saat itu agar mereka meminjam di lembaga keuangan buatan mereka. Padahal mereka tidak menyadari bahwa situasi keuangan bergerak sedemikian cepat dan saat ini dinegara mereka terjadi krisis keuangan .
Biaya uang yang mahal memaksa berbagai negara berkreasi guna menghadapi masalah krisis keuangan dalam negerinya .
Sedangkan bergesernya pasar batubara ke Australia, hal tersebut adalah wajar karena Australia juga salah satu penghasil batubara terbesar dan memerlukan devisa untuk mengisi pundi2nya. Batubara Australia dapat dipastikan tidak lebih murah dari indonesia. Terlebih pada jajak rekam dibawah dikatakan "futures launch" yang berarti adalah harga kontrak saat itu dan dipastikan bukan harga spot.
Tetapi inilah masalahnya dipasar global, pembeli akan lebih nyaman membeli dari pasar yang tidak bermasalah , karena perusahaan pertambangan Indonesia sangat rentan masalah (mulai pajak yang tidak dibayar, direksi persh Tbk yang dicekal, konflik daerah dengan pusat, penggadaian salah satu persh Tbk dll).
Pasar merasa tidak nyaman kalau berhubungan dengan penjual yang sedang bermasalah . ..............
Kok perusahaan luar negeri, pemerintah melalui PLN saja terpaksa harus membuang devisa 1 T karena harus impor batubara. (kan aneh, emangnya batubara kita kemana ). Kan sangat tidak mungkin kalau kalorinya tidak cocok , kan tidak mungkin harganya tidak cocok , kan tidak mungkin kalau tidak ada yg mau menjual dengan harga pasar karena PLN juga menyatakan pembeliannya dengan benchmark harga pasar. ....................Aneh, aneh dan aneh !!!!!!!!!!!!
Semoga otoritas bursa membaca tulisan ini dan lebih menyadari kelemahan2nya serta melihat kenyataan yang terjadi bahwa pasar bursa tidak lepas dari pasar global .
Apakah ada yang membayangkan kalau pasar bursa efek indonesia ditinggalkan oleh peminatnya.?????
Nah itulah gambaran nyata yang terjadi saat ini, semoga Presiden RI yang ikut menghadiri pertemuan G20 dapat mendorong negara maju mengatasi krisis keuangan.
Karena forum ini selain bisa diharapkan untuk mengatasi krisis keuangan (setelah AS punya presiden baru januari 2009) , juga diharapkan dapat membawa suasana nostalgia apabila Presiden RI bisa bertemu dengan Barack Husein Obama . Paling tidak menjadi salah satu program kerja jangka pendek Obama.
Semoga.
MENGAPA CPO TURUN
Turunnya harga palm oil, dikarenakan oleh turunnya harga dasar minyak yang berasal dari tambang.
Perlu diketahui bahwa harga minyak bakar ikut naik disaat harga minyak naik, para industrialis mempergunakan campuran biofuel yang bahan bakunya dari unsur tanaman kelapa sawit / cpo yang diproses sedemikian rupa (sebagai biofuel), sehingga harga cpo ikut terdongkrak.
Namun tehnology yang ada (saat ini) belum bisa menjadikan biofuel sebagai BBM substitusi hasil tambang. Sehingga sifatnya masih sebatas sebagai campuran (maximum baru sekitar 20% dan 80% nya tetap minyak bakar / BBM).
Dengan turunnya harga minyak, secara otomatis para industrialis kembali mempergunakan BBM/minyak bakar , karena selain lebih mudah , minyak juga menjadi barang mudah cari atau bergeser sebagai konsumer goods lagi.
Dan dengan terjadinya krisis keuangan maka terjadi juga turunnya berbagai daya beli di negara2 maju, dan harga minyakpun belum dapat di pastikan kenaikkannya lagi. Sehingga harga CPO pun ikut tergerus meskipun PE nya sudah di 0% kan.
Kecuali apabila tehnology bisa memastikan bahwa biofuel dapat menggantikan BBM sampai dengan 40%-50%, yang berarti dunia mempunyai alternatif BBM dari bahan yang terbarukan dan bukan dari tambang yang tidak mungkin diperbarui. Atau dengan kata lain dunia tidak tergantung sepenuhnya pada minyak , karena tanah yang bisa ditanami kelapa sawit lebih luas ketimbang tambang minyak.
Sebagai tambahan informasi, Pemerintah RI saat ini melalui PTPN2 nya sudah melakukan research bersama para pengusaha swasta (a/l SGRO) untuk mengembangkan biofuel yang dapat dipakai sebagai campuran BBM s/d 40%. dan bila hal itu dapat terrealisir maka Indonesia akan menghemat BBM dari tambang. (per hari kebutuhan BBM di Indonesia kalau tidak salah sekitar 1.2 s/d 1.4 juta Barrel).
Sehingga kelebihan produksi BBM hasil tambang dapat diexport dan menghasilkan devisa bagi negara.
Semoga rekan pembaca dapat memperoleh gambaran MENGAPA HARGA CPO ikut naik kalau HARGA MINYAK NAIK .
Komentar (joke) : kalau mengharap kan harga CPO naik, harus ada upaya mengakhiri krisis keuangan dulu, sehingga ada bandar yang bisa mempermainkan harga minyak yang ujung2nya akan ikut menaikkan harga CPO. Hal itu sudah terbukti bahwa OPEC menambah produksi-pun (saat itu) harga minyak tetap tinggi, yang berarti bukan karena dunia kurang pasokan, tetapi ada tangan yang mampu menggerakkan harga minyak sebagai komodity dan bukan sebagai consumer goods
Perlu diketahui bahwa harga minyak bakar ikut naik disaat harga minyak naik, para industrialis mempergunakan campuran biofuel yang bahan bakunya dari unsur tanaman kelapa sawit / cpo yang diproses sedemikian rupa (sebagai biofuel), sehingga harga cpo ikut terdongkrak.
Namun tehnology yang ada (saat ini) belum bisa menjadikan biofuel sebagai BBM substitusi hasil tambang. Sehingga sifatnya masih sebatas sebagai campuran (maximum baru sekitar 20% dan 80% nya tetap minyak bakar / BBM).
Dengan turunnya harga minyak, secara otomatis para industrialis kembali mempergunakan BBM/minyak bakar , karena selain lebih mudah , minyak juga menjadi barang mudah cari atau bergeser sebagai konsumer goods lagi.
Dan dengan terjadinya krisis keuangan maka terjadi juga turunnya berbagai daya beli di negara2 maju, dan harga minyakpun belum dapat di pastikan kenaikkannya lagi. Sehingga harga CPO pun ikut tergerus meskipun PE nya sudah di 0% kan.
Kecuali apabila tehnology bisa memastikan bahwa biofuel dapat menggantikan BBM sampai dengan 40%-50%, yang berarti dunia mempunyai alternatif BBM dari bahan yang terbarukan dan bukan dari tambang yang tidak mungkin diperbarui. Atau dengan kata lain dunia tidak tergantung sepenuhnya pada minyak , karena tanah yang bisa ditanami kelapa sawit lebih luas ketimbang tambang minyak.
Sebagai tambahan informasi, Pemerintah RI saat ini melalui PTPN2 nya sudah melakukan research bersama para pengusaha swasta (a/l SGRO) untuk mengembangkan biofuel yang dapat dipakai sebagai campuran BBM s/d 40%. dan bila hal itu dapat terrealisir maka Indonesia akan menghemat BBM dari tambang. (per hari kebutuhan BBM di Indonesia kalau tidak salah sekitar 1.2 s/d 1.4 juta Barrel).
Sehingga kelebihan produksi BBM hasil tambang dapat diexport dan menghasilkan devisa bagi negara.
Semoga rekan pembaca dapat memperoleh gambaran MENGAPA HARGA CPO ikut naik kalau HARGA MINYAK NAIK .
Komentar (joke) : kalau mengharap kan harga CPO naik, harus ada upaya mengakhiri krisis keuangan dulu, sehingga ada bandar yang bisa mempermainkan harga minyak yang ujung2nya akan ikut menaikkan harga CPO. Hal itu sudah terbukti bahwa OPEC menambah produksi-pun (saat itu) harga minyak tetap tinggi, yang berarti bukan karena dunia kurang pasokan, tetapi ada tangan yang mampu menggerakkan harga minyak sebagai komodity dan bukan sebagai consumer goods
Jumat, 24 Oktober 2008
Ada apa dengan BEI
Saya memperkirakan ada yang salah dengan operasional di BEI.
Prediksi saya saat ini (mungkin) BEI tidak berjalan sesuai dengan akidahnya, tetapi seolah ada yang mengendalikan.
Seharusnya sekarang ini sudah tidak boleh ada saham yang disuspend karena masalah utang-piutang seperti yang terjadi di grup Bakri. Saham bakri yang masih di suspend harusnya dibuka agar kompetisi harga dapat lebih fair dan tidak seolah-olah dilindungi .
Dan saat ini saatnya untuk menyapu sekuritas nakal yang bebrapa saat lalu sempat default.
Dengan demikian mesin pasar atau pemerintah bekerja secara SISTEMIK.
Atau menurut hemat saya BEI harus berani membuka ambang batas atas dan membatasi batas bawah untuk mengundang investor dari luar, karena kalau investor dari dalam negeri terbagi dalam beberapa kelompok al :
1. Investor institusi sangat berhati-hati meskipun mereka mempunyai banyak analis, tapi kemampuan mereka hanya bisa diaplikasikan dalam kondisi normal.
2. Dana buy-back saham pemerintah, tidak kuasa memutarkan dana tsb dengan bebas, karena reasoning-nya kebijakan harga buy-back dibatasi, hal tsb mungkin dana-nya berasal dari PIP/penyertaan investasi pemerintah yang asal usul dananya dari APBN.
3. Emiten yang akan melakukan buy back mungkin berpendapat lebih baik memegang cash dulu dari pada memegang saham (meskipun saham perusahaan nya sendiri), karena mata uang rupiah bisa dikatakan belum stabil, meskipun BI tidak akan membiarkan Rp nya merosot terus.
4. Investor yang tergabung di BEI Investor Club (maaf) ada kemungkinan dananya masih dalam posisi potensial loss, sehingga kalau dipaksakan cut loss akan benar-benar mengalaimi loss.
Sedangkan dana dari luar belum berani masuk karena terpengaruh dengan tidak dibukanya ambang atas auto reject. Padahal situasi dalam negeri masih disibukkan dengan penyelesaian perpu , yang seharusnya dibarengi dengan sosialisasi kepada masyarakat luas bahwa krisis saat ini berbeda dengan krisis 1998, sambil menunggu tanggal 24 Oktober (hari ini) yang menurut rencana dana resque plan AS akan dicairkan.
Menurut saya pemerintah seharusnya berani mensosialisasikan perbandingan krisis 1998 dan 2008, al :
1. Saat itu USD melejit ke > Rp 15.000 / US$ 1, sedang sekarang USD bisa dikendalikan dengan kemampuan devisa yang dimiliki BI .
2. Saat itu pertumbuhan minus hampir 15% sedang Q2-08 pertumbuhan di angka 6.4.
3. Saat itu Inflasi mencapai puluhan % sedang sekarang masih terkendali di sekitar 11% (belum tahu akhir bulan ini).
4. Saat itu Devisa rendah sekali sedang +/- 10 hari yang lalu, Gub BI menyatakan masih sekitar USD 56 M setelah dikurangi USD 1,2M untuk mengendalikan dollar.
5. Saat itu Indonesia harus dengan terpaksa menerima tawaran tawaran IMF (sbg warga negara pun kita tersinggung ketika P.Harto tandatangan dan disaksikan Camdesus dengan silang tangan, seolah kita bangsa kita seperti pengemis yang dipaksa tanda tangan oleh debt collector), Dan sekarang Pem RI sudah melunasi IMF.
6. Saat itu pembangunan infrastruktur negara kita masih tergantung pada CGI, dan 2 tahun yg lalu (kalau tidak salah) Indonesia sudah membubarkan CGI dan pembangunan infrastruktur sekarang mengandalkan APBN & APBD yang berarti sudah lebih mandiri dan tidak tergantung pada utang . (sekarang masanya membayar utang).
7. Saat itu berapa puluh Bank di Indonesia masuk BLBI , sekarang yang baru ketahuan INDOVER, dan itupun beroperasi diluar negeri (oh ya just info ada 7 bank dari Indonesia yang mempunyai rek di sana) .
8. Saat itu neraca pembayaran jadi minus (karena utang para pengusaha kalau dijumlah lebih besar dari devisa).
9. Saat itu (yang ngaku) membuat masalah dimata uang adalah 1 orang (George Soros only), dan pasar US, Eropah, sebagian besar Asia Pacific tidak kena tapi sekarang sumber masalah malah dari USA.
10. Saat itu USA tertawa melihat kita krismon, sedang sekarang dia jadi seperti anak kecil merengek USD 700M ke Congress & House of Repr, disamping harus mengeluarkan USD 125M di 9 Bank, membeli surat berharga senilai USD 600M, dan menyiapkan paket stimulus kedua senilai USD 150M. Disamping sedang mempersiapkan election yang kelihatannya secara politis akan membantu pemulihan ekonomi bila dimenangkan oleh partai Demokrat/Obama.
11. Kondisi Eropah Barat yang saat itu juga nyengir melihat Indonesia kena krisis yang sekaligus tertawa disaat p.harto jatuh , sekarang Inggris mengeluarkan USD 1.518 M untuk memberi pinjaman, menjamin dan menyuntik bbrp lembaga keuangan. Belanda, harus mengeluarkan +/- Euro 230 M untuk memberi pinjaman, menjamin dan menyuntik bbrp lembaga keuangan. German mengeluarkan paket penyelamatan Euro 500 Milliard untuk bbrp lembaga keuangan . Rusia harus mengeluarkan penyelamatan +/- USD 485M dan T Rubel . Disamping itu Australia, Korea, Cina juga mengobral resque plan .
Dengan kondisi keamanan dan politik Indonesia yang sangat stabil saat ini , harusnya momentum ini dimanfaatkan oleh BEI, agar dana tersebut juga ikut mengalir kesini meskipun "come and go" yang pasti akan memberi dampak pada KENAIKAN HARGA , sehingga bisa membantu investor retail yang sedang nyangkut. Sebagai catatan hari kamis tanggal 23 Okt transaksi > Rp 1 T, padahal beberapa bulan yang lalu rata2 Rp 4T. Berarti tidak ada yang mampu beli meskipun harga murah.
Prediksi saya saat ini (mungkin) BEI tidak berjalan sesuai dengan akidahnya, tetapi seolah ada yang mengendalikan.
Seharusnya sekarang ini sudah tidak boleh ada saham yang disuspend karena masalah utang-piutang seperti yang terjadi di grup Bakri. Saham bakri yang masih di suspend harusnya dibuka agar kompetisi harga dapat lebih fair dan tidak seolah-olah dilindungi .
Dan saat ini saatnya untuk menyapu sekuritas nakal yang bebrapa saat lalu sempat default.
Dengan demikian mesin pasar atau pemerintah bekerja secara SISTEMIK.
Atau menurut hemat saya BEI harus berani membuka ambang batas atas dan membatasi batas bawah untuk mengundang investor dari luar, karena kalau investor dari dalam negeri terbagi dalam beberapa kelompok al :
1. Investor institusi sangat berhati-hati meskipun mereka mempunyai banyak analis, tapi kemampuan mereka hanya bisa diaplikasikan dalam kondisi normal.
2. Dana buy-back saham pemerintah, tidak kuasa memutarkan dana tsb dengan bebas, karena reasoning-nya kebijakan harga buy-back dibatasi, hal tsb mungkin dana-nya berasal dari PIP/penyertaan investasi pemerintah yang asal usul dananya dari APBN.
3. Emiten yang akan melakukan buy back mungkin berpendapat lebih baik memegang cash dulu dari pada memegang saham (meskipun saham perusahaan nya sendiri), karena mata uang rupiah bisa dikatakan belum stabil, meskipun BI tidak akan membiarkan Rp nya merosot terus.
4. Investor yang tergabung di BEI Investor Club (maaf) ada kemungkinan dananya masih dalam posisi potensial loss, sehingga kalau dipaksakan cut loss akan benar-benar mengalaimi loss.
Sedangkan dana dari luar belum berani masuk karena terpengaruh dengan tidak dibukanya ambang atas auto reject. Padahal situasi dalam negeri masih disibukkan dengan penyelesaian perpu , yang seharusnya dibarengi dengan sosialisasi kepada masyarakat luas bahwa krisis saat ini berbeda dengan krisis 1998, sambil menunggu tanggal 24 Oktober (hari ini) yang menurut rencana dana resque plan AS akan dicairkan.
Menurut saya pemerintah seharusnya berani mensosialisasikan perbandingan krisis 1998 dan 2008, al :
1. Saat itu USD melejit ke > Rp 15.000 / US$ 1, sedang sekarang USD bisa dikendalikan dengan kemampuan devisa yang dimiliki BI .
2. Saat itu pertumbuhan minus hampir 15% sedang Q2-08 pertumbuhan di angka 6.4.
3. Saat itu Inflasi mencapai puluhan % sedang sekarang masih terkendali di sekitar 11% (belum tahu akhir bulan ini).
4. Saat itu Devisa rendah sekali sedang +/- 10 hari yang lalu, Gub BI menyatakan masih sekitar USD 56 M setelah dikurangi USD 1,2M untuk mengendalikan dollar.
5. Saat itu Indonesia harus dengan terpaksa menerima tawaran tawaran IMF (sbg warga negara pun kita tersinggung ketika P.Harto tandatangan dan disaksikan Camdesus dengan silang tangan, seolah kita bangsa kita seperti pengemis yang dipaksa tanda tangan oleh debt collector), Dan sekarang Pem RI sudah melunasi IMF.
6. Saat itu pembangunan infrastruktur negara kita masih tergantung pada CGI, dan 2 tahun yg lalu (kalau tidak salah) Indonesia sudah membubarkan CGI dan pembangunan infrastruktur sekarang mengandalkan APBN & APBD yang berarti sudah lebih mandiri dan tidak tergantung pada utang . (sekarang masanya membayar utang).
7. Saat itu berapa puluh Bank di Indonesia masuk BLBI , sekarang yang baru ketahuan INDOVER, dan itupun beroperasi diluar negeri (oh ya just info ada 7 bank dari Indonesia yang mempunyai rek di sana) .
8. Saat itu neraca pembayaran jadi minus (karena utang para pengusaha kalau dijumlah lebih besar dari devisa).
9. Saat itu (yang ngaku) membuat masalah dimata uang adalah 1 orang (George Soros only), dan pasar US, Eropah, sebagian besar Asia Pacific tidak kena tapi sekarang sumber masalah malah dari USA.
10. Saat itu USA tertawa melihat kita krismon, sedang sekarang dia jadi seperti anak kecil merengek USD 700M ke Congress & House of Repr, disamping harus mengeluarkan USD 125M di 9 Bank, membeli surat berharga senilai USD 600M, dan menyiapkan paket stimulus kedua senilai USD 150M. Disamping sedang mempersiapkan election yang kelihatannya secara politis akan membantu pemulihan ekonomi bila dimenangkan oleh partai Demokrat/Obama.
11. Kondisi Eropah Barat yang saat itu juga nyengir melihat Indonesia kena krisis yang sekaligus tertawa disaat p.harto jatuh , sekarang Inggris mengeluarkan USD 1.518 M untuk memberi pinjaman, menjamin dan menyuntik bbrp lembaga keuangan. Belanda, harus mengeluarkan +/- Euro 230 M untuk memberi pinjaman, menjamin dan menyuntik bbrp lembaga keuangan. German mengeluarkan paket penyelamatan Euro 500 Milliard untuk bbrp lembaga keuangan . Rusia harus mengeluarkan penyelamatan +/- USD 485M dan T Rubel . Disamping itu Australia, Korea, Cina juga mengobral resque plan .
Dengan kondisi keamanan dan politik Indonesia yang sangat stabil saat ini , harusnya momentum ini dimanfaatkan oleh BEI, agar dana tersebut juga ikut mengalir kesini meskipun "come and go" yang pasti akan memberi dampak pada KENAIKAN HARGA , sehingga bisa membantu investor retail yang sedang nyangkut. Sebagai catatan hari kamis tanggal 23 Okt transaksi > Rp 1 T, padahal beberapa bulan yang lalu rata2 Rp 4T. Berarti tidak ada yang mampu beli meskipun harga murah.
Selasa, 30 September 2008
PASAR UANG DUNIA COLLAPSE (disaat libur lebaran)
PASAR UANG DUNIA COLLAPSE
Situasi keuangan Amerika saat ini mirip kejadian ”KRISMON” sepuluh tahun lalu di Indonesia. Menurut pengamatan penulis, pemerintah AS dipaksa untuk membuat lembaga semacam BPPN, karena resque plan yang diajukan oleh Presiden Bush ditolak oleh DPR.
Pada hari selasa (30-Sept-08) dini hari :
1. DOW ditutup 10,365.45 minus 777.68 (6.98%), terburuk sejak September 2001,
2. Nasdaq anjlog ke 1,983.73 minus -199.61 atau 9.14%.
3. S&P500 anjlog ke 1,106.39, atau minus -106.62 atau minus 8.79%.
Minggu malam ”RESQUE PLAN” yang diajukan pada 22 September 2008 oleh Presiden Bush ditolak oleh DPR AS. Padahal beliau sudah menyatakan bahwa Ekonomi AS terancam resesi dalam jangka panjang yang menyakitkan bila Congress tidak menyetujui paket bailout US$700 milliard , hal tersebut memancing perdebatan antara Senator, Anggota DPR dan Pemerintah AS, bahkan mengundang kandidat dari partai Republic John Mc Cain yang mengatakan : Sejarah akan mencatat pejabat public yang arogan, bila gagal menyelamatkan pasar keuangan, dan kandidat dari Partai Democrat Barrack Obama menyatakan : Inilah saatnya meningkatkan komitmen “POLITIK” demi kebaikan Negara.
Pasar ASIA PACIFIC pada hari selasa 30 september 2008, pukul 10.15 WIB dalam kondisi membara, karena masih menunggu keputusan Wall Street yang belum menemukan kompromi antara Pemerintah George W. Bush dan DPR serta Congress.
1. All Ordinaries pada posisi 4,655.100 turun 184.100 (3.80%);
2. Shanghai Composite pada posisi 2,293.784 turun 3,717 (0.16%)
3. Hang Seng pada posisi 17,258.68 turun 622.00 (3.48%)
4. KLSE Composite pada posisi 1,832.507 turun 13.584 (0.74%)
5. Nikkei 225 pada posisi 11,199.07 turun 544.54 (4.64%)
6. NZSE 50 pada posisi 3,072.872 turun 115.666 (3.63%)
7. Straits times pada posisi 2,296.71 turun 64.63 (2.74%)
8. Seoul Composite pada posisi 1,425.31 turun 31.05 (2.13%)
9. Taiwan Weighted pada posisi 5,612.57 turun 317.06 (5.35%)
Beruntung pasar Indonesia tutup karena libur lebaran.
Berawal dari masalah sub prime mortgage di AS (2007), pasar uang dunia porak poranda, menyisakan duka yang mendalam, karena satu persatu lembaga keuangan berjatuhan bak terkena tsunami atau putting beliung.
Di Amerika
1. Bear Stearns diselamatkan oleh JP Morgan.
2. Freddy & Fannie diselamatkan oleh Pemerintah AS (Rp.5.800 trilliun).
3. Lehman Brothers, dipailitkan , dan beberapa unit usahanya dibeli secara eceran oleh beberapa lembaga keuangan.
4. Merrill Lynch diselamatkan oleh BoA dengan suntikan US $ 50 Milliard.
5. AIG diselamatkan oleh pemerintah AS dengan mengambil alih 79.9% sahamnya senilai US $ 85 Milliard.
6. Wachovia Corporation yang beberapa hari lalu akan menyelamatkan MORGAN STANLEY karena sahamnya melorot sekitar 24% menjadi US$ 21.75 ternyata Wachovia Bank harus diselamatkan oleh Citigroup dengan suntikan senilai US $42 Milliard.
Di Eropah
Dampak resesi di AS juga membawa masalah di pasar keuangan Inggris,
1. HBOS (Halifax Bank of Scotland) di suntik oleh Lloyd Plc.
2. Pemerintah Inggris menyelamatkan bank Bradford & Bingley (B & B) ;
3. FORTIS harus menjual asset 10 M USD,
Pasar Eropah tadi malam (29 september 2008), ditutup, sbb
1. ATX ditutup 2,756.70 turun 241.38 (8.05%)
2. BEL-20 ditutup 2,589.47 turun 224.64 (7.98%)
3. DAX ditutup 5,807,08 turun 256.42 (4.23%);
4. AEX General ditutup 323,55 turun 31.03 (8.75%);
5. OSE All Share ditutup 357.57, turun 30.20 (7.79%);
6. Madrid General ditutup 1,171.32 turun 46.84 (3.85%);
7. Stockholm general ditutup 246.20 14.08 (5.41%);
8. Swiss market ditutup 6,500.13 turun 315.39 (4.63%)
9. FTSE 100 ditutup 4.818.77 turun 269,70 (5,30%)
Sumber : Yahoo finance
DPR AS (house of representatives) yang diketuai oleh Nancy Pelosi, berencana menyelenggarakan pemungutan suara pada Selasa 30 September 2008 malam waktu WIB.
Sebelumnya pada hari Minggu waktu setempat telah terjadi penolakan , namun dapat ditemukan kompromi antara Pemerintah dengan DPR AS, yang mengarahkan “rescue plan” pada :
• Pembatasan kompensasi terhadap para petinggi perusahaan keuangan yang terancam bangkrut.
• Bantuan kepada masyarakat untuk memperbaiki aliran kredit ke rumah tangga dan usaha kecil menengah dalam ranga menjaga pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.
• Perlindungan terhadap pembayar pajak, yang secara tidak langsung dananya dipakai untuk menyelamatkan perusahaan2 keuangan tersebut, yang secara kongkrit dapat diartikan bahwa dana sebesar itu tidak dipakai secara “gratisan”.
Presiden SBY diwawancara dengan para wartawan disaat ber-buka puasa bersama wartawan istana, menyatakan bahwa : Indonesia pasti akan terpengaruh dengan kondisi keuangan global, namun Pemerintah RI sudah mengantisipasinya , dan dalam beberapa hari mendatang Presiden SBY akan meminta Menteri Keuangan untuk menjelaskan kepada masyarakat. Diperkirakan Presiden SBY sampai kesulitan menghitung angka nol dibelakang koma pada saat membandingkan APBN dengan rescue plan pemerintah AS yang berjumlah US$ 700 Milliard .
Penulis dan anggota BEI investor club juga berharap agar badai keuangan segera dapat diatasi, namun kata-kata segera tersebut dapat dipastikan tidak kurang dari dua tahun.
Situasi keuangan Amerika saat ini mirip kejadian ”KRISMON” sepuluh tahun lalu di Indonesia. Menurut pengamatan penulis, pemerintah AS dipaksa untuk membuat lembaga semacam BPPN, karena resque plan yang diajukan oleh Presiden Bush ditolak oleh DPR.
Pada hari selasa (30-Sept-08) dini hari :
1. DOW ditutup 10,365.45 minus 777.68 (6.98%), terburuk sejak September 2001,
2. Nasdaq anjlog ke 1,983.73 minus -199.61 atau 9.14%.
3. S&P500 anjlog ke 1,106.39, atau minus -106.62 atau minus 8.79%.
Minggu malam ”RESQUE PLAN” yang diajukan pada 22 September 2008 oleh Presiden Bush ditolak oleh DPR AS. Padahal beliau sudah menyatakan bahwa Ekonomi AS terancam resesi dalam jangka panjang yang menyakitkan bila Congress tidak menyetujui paket bailout US$700 milliard , hal tersebut memancing perdebatan antara Senator, Anggota DPR dan Pemerintah AS, bahkan mengundang kandidat dari partai Republic John Mc Cain yang mengatakan : Sejarah akan mencatat pejabat public yang arogan, bila gagal menyelamatkan pasar keuangan, dan kandidat dari Partai Democrat Barrack Obama menyatakan : Inilah saatnya meningkatkan komitmen “POLITIK” demi kebaikan Negara.
Pasar ASIA PACIFIC pada hari selasa 30 september 2008, pukul 10.15 WIB dalam kondisi membara, karena masih menunggu keputusan Wall Street yang belum menemukan kompromi antara Pemerintah George W. Bush dan DPR serta Congress.
1. All Ordinaries pada posisi 4,655.100 turun 184.100 (3.80%);
2. Shanghai Composite pada posisi 2,293.784 turun 3,717 (0.16%)
3. Hang Seng pada posisi 17,258.68 turun 622.00 (3.48%)
4. KLSE Composite pada posisi 1,832.507 turun 13.584 (0.74%)
5. Nikkei 225 pada posisi 11,199.07 turun 544.54 (4.64%)
6. NZSE 50 pada posisi 3,072.872 turun 115.666 (3.63%)
7. Straits times pada posisi 2,296.71 turun 64.63 (2.74%)
8. Seoul Composite pada posisi 1,425.31 turun 31.05 (2.13%)
9. Taiwan Weighted pada posisi 5,612.57 turun 317.06 (5.35%)
Beruntung pasar Indonesia tutup karena libur lebaran.
Berawal dari masalah sub prime mortgage di AS (2007), pasar uang dunia porak poranda, menyisakan duka yang mendalam, karena satu persatu lembaga keuangan berjatuhan bak terkena tsunami atau putting beliung.
Di Amerika
1. Bear Stearns diselamatkan oleh JP Morgan.
2. Freddy & Fannie diselamatkan oleh Pemerintah AS (Rp.5.800 trilliun).
3. Lehman Brothers, dipailitkan , dan beberapa unit usahanya dibeli secara eceran oleh beberapa lembaga keuangan.
4. Merrill Lynch diselamatkan oleh BoA dengan suntikan US $ 50 Milliard.
5. AIG diselamatkan oleh pemerintah AS dengan mengambil alih 79.9% sahamnya senilai US $ 85 Milliard.
6. Wachovia Corporation yang beberapa hari lalu akan menyelamatkan MORGAN STANLEY karena sahamnya melorot sekitar 24% menjadi US$ 21.75 ternyata Wachovia Bank harus diselamatkan oleh Citigroup dengan suntikan senilai US $42 Milliard.
Di Eropah
Dampak resesi di AS juga membawa masalah di pasar keuangan Inggris,
1. HBOS (Halifax Bank of Scotland) di suntik oleh Lloyd Plc.
2. Pemerintah Inggris menyelamatkan bank Bradford & Bingley (B & B) ;
3. FORTIS harus menjual asset 10 M USD,
Pasar Eropah tadi malam (29 september 2008), ditutup, sbb
1. ATX ditutup 2,756.70 turun 241.38 (8.05%)
2. BEL-20 ditutup 2,589.47 turun 224.64 (7.98%)
3. DAX ditutup 5,807,08 turun 256.42 (4.23%);
4. AEX General ditutup 323,55 turun 31.03 (8.75%);
5. OSE All Share ditutup 357.57, turun 30.20 (7.79%);
6. Madrid General ditutup 1,171.32 turun 46.84 (3.85%);
7. Stockholm general ditutup 246.20 14.08 (5.41%);
8. Swiss market ditutup 6,500.13 turun 315.39 (4.63%)
9. FTSE 100 ditutup 4.818.77 turun 269,70 (5,30%)
Sumber : Yahoo finance
DPR AS (house of representatives) yang diketuai oleh Nancy Pelosi, berencana menyelenggarakan pemungutan suara pada Selasa 30 September 2008 malam waktu WIB.
Sebelumnya pada hari Minggu waktu setempat telah terjadi penolakan , namun dapat ditemukan kompromi antara Pemerintah dengan DPR AS, yang mengarahkan “rescue plan” pada :
• Pembatasan kompensasi terhadap para petinggi perusahaan keuangan yang terancam bangkrut.
• Bantuan kepada masyarakat untuk memperbaiki aliran kredit ke rumah tangga dan usaha kecil menengah dalam ranga menjaga pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.
• Perlindungan terhadap pembayar pajak, yang secara tidak langsung dananya dipakai untuk menyelamatkan perusahaan2 keuangan tersebut, yang secara kongkrit dapat diartikan bahwa dana sebesar itu tidak dipakai secara “gratisan”.
Presiden SBY diwawancara dengan para wartawan disaat ber-buka puasa bersama wartawan istana, menyatakan bahwa : Indonesia pasti akan terpengaruh dengan kondisi keuangan global, namun Pemerintah RI sudah mengantisipasinya , dan dalam beberapa hari mendatang Presiden SBY akan meminta Menteri Keuangan untuk menjelaskan kepada masyarakat. Diperkirakan Presiden SBY sampai kesulitan menghitung angka nol dibelakang koma pada saat membandingkan APBN dengan rescue plan pemerintah AS yang berjumlah US$ 700 Milliard .
Penulis dan anggota BEI investor club juga berharap agar badai keuangan segera dapat diatasi, namun kata-kata segera tersebut dapat dipastikan tidak kurang dari dua tahun.
Langganan:
Postingan (Atom)